Bidik24.com – Banda Aceh. Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Mujiburrahman, menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Fathun Qarib pada Jumat (3/1/2025). Dalam khutbah tersebut, ia mengajak jamaah untuk memanfaatkan pergantian tahun miladiyah dan masuknya bulan Rajab 1446 H sebagai waktu untuk bermuhasabah dan bersyukur.
Mengawali khutbahnya dengan surah Al-Hasyr ayat 18, Mujiburrahman menekankan pentingnya refleksi diri terhadap perjalanan hidup selama setahun terakhir. Ia menegaskan bahwa muhasabah adalah langkah utama dalam mengevaluasi apakah kehidupan kita masih sejalan dengan visi seorang muslim.
Merujuk pada pemikiran Ibnul Qayyim, Mujiburrahman menyarankan introspeksi harian sebelum tidur, di mana seseorang merenungkan kebaikan dan kesalahan yang telah dilakukan, kemudian mengakhiri hari dengan syukur dan taubat.
Dalam konteks akademik, ia juga mengajak semua individu di lingkungan UIN Ar-Raniry, termasuk dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, untuk melakukan muhasabah. “Sudahkah kita menjalankan tugas dan tanggung jawab kita dengan optimal? Muhasabah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri dari waktu ke waktu,” ujarnya.
Mengutip nasihat Umar bin Khattab, ia menambahkan, “Hisablah dirimu sebelum engkau dihisab di hari kiamat. Persiapkan diri, karena hisab akan lebih ringan bagi mereka yang sering bermuhasabah di dunia.”
Mujiburrahman juga menyoroti pentingnya rasa syukur dengan mengutip surah Ibrahim ayat 7 dan pandangan Ibn Athaillah dalam kitab Hikam. Ia menjelaskan tiga tingkatan syukur: bersyukur melalui ucapan tahmid atas nikmat, berbagi nikmat dengan orang lain, dan tetap bersyukur dalam segala kondisi, baik dalam nikmat maupun musibah.
“Jadikan pergantian tahun ini sebagai peluang untuk menjadi lebih baik. Barang siapa yang harinya lebih baik dari kemarin, ia termasuk orang yang beruntung,” tutupnya.
Laporan tim Bidik24.com














