Home / Ekonomi

Rabu, 8 Januari 2025 - 15:41 WIB

Pemerintah Indonesia Tandatangani Kesepakatan Besar dengan Qatar untuk Bangun 1 Juta Rumah Rakyat!

Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Maruarar Sirait, bersama investor Qatar, Syekh Abdul Aziz al-Thani, menandatangani MoU kerja sama investasi untuk pembangunan 1 juta rumah rakyat di Istana Merdeka, Jakarta, disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat tinggi pemerintah

Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Maruarar Sirait, bersama investor Qatar, Syekh Abdul Aziz al-Thani, menandatangani MoU kerja sama investasi untuk pembangunan 1 juta rumah rakyat di Istana Merdeka, Jakarta, disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat tinggi pemerintah

Bidik24.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Kemenpera) mengumumkan penandatanganan kesepakatan kerja sama investasi pembangunan rumah rakyat sebanyak 1 juta unit dengan investor asal Qatar. MoU ini ditandatangani langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Maruarar Sirait, dengan investor terkemuka Syekh Abdul Aziz al-Thani dari Qatar. Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, yang turut hadir bersama Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo.

Menurut Maruarar, kerja sama ini menandai awal dari sebuah langkah besar dalam menyelesaikan permasalahan perumahan di Indonesia. Setelah penandatanganan MoU, pemerintah Indonesia akan mempersiapkan lahan untuk pembangunan rumah tersebut. Lahan yang akan digunakan berasal dari berbagai sumber milik negara, termasuk BUMN, serta dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan.

Baca Juga  PPN 12%: Inovasi Prabowo untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat

Maruarar menjelaskan bahwa tugas kementeriannya adalah untuk membentuk tim solid guna menyiapkan lahan-lahan yang telah disiapkan. “Lahan-lahan yang tersedia antara lain berasal dari PT PP, KAI, dan Perumnas. Selain itu, ada juga lahan yang berada di wilayah Kemayoran dan Senayan dari Kemensetneg, serta lahan yang dikelola oleh DJKN di Kalibata,” ujar Maruarar.

Dengan adanya persiapan lahan yang matang, pemerintah akan segera mengundang pihak investor dari Qatar untuk melakukan survei langsung ke lokasi-lokasi yang telah disiapkan dalam waktu dekat. Ini adalah langkah awal dalam mewujudkan pembangunan rumah untuk rakyat, yang diharapkan dapat mengatasi krisis perumahan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Baca Juga  GeRAK Aceh Barat Desak Polres Tuntaskan Kasus OTT Bimtek 2019 yang Masih Mandek

Melalui kerja sama ini, diharapkan akan tercipta ribuan unit rumah yang dapat memberikan akses bagi masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan dalam memperoleh rumah layak huni. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pencapaian target pembangunan rumah rakyat, yang merupakan salah satu prioritas nasional dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sub detik.com

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK

Ekonomi

AS Kembali Gunakan Kayu Bakar Setelah Penutupan Selat Hormuz

Ekonomi

Ditegur Mahkamah Agung, Trump Pilih Gaspol Perang Tarif

Ekonomi

Antara Tradisi dan Janji, Kisah Uang Meugang di Pendopo

Ekonomi

Kabur ke Luar Negeri, Riza Chalid Resmi Berstatus Buronan Internasional

Ekonomi

Ketua KPK Tanggapi Klaim Noel soal Menkeu Purbaya: Kami Hanya Berpegang pada Fakta Persidangan

Ekonomi

Emas Menggila! Antam Cetak Rekor, Semua Merek Kompak Naik

Ekonomi

Heboh Video TikTok Soal Rekening Jokowi, Kemenkeu Pastikan Itu Berita Bohong