Home / Ekonomi

Senin, 30 Desember 2024 - 10:19 WIB

Rieke Diah Pitaloka Dilaporkan ke MKD, Gara-Gara Tolak Kenaikan PPN 12%

Surat pemanggilan MKD yang ditandatangani Ketua MKD Nazaruddin Dek Gam.

Surat pemanggilan MKD yang ditandatangani Ketua MKD Nazaruddin Dek Gam.

Bidik24.com – Jakarta. Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) atas pernyataannya yang meminta agar rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen ditunda. Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut telah diterima.

“Benar, ada laporan. Suratnya saya tanda tangani sendiri, jadi memang ada laporan yang masuk,” ungkap Dek Gam kepada wartawan, Minggu (29/12).

Dalam surat panggilan yang beredar, disebutkan bahwa MKD menerima pengaduan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Rieke. Dugaan ini berkaitan dengan pernyataannya di media sosial yang dianggap sebagai ajakan atau provokasi untuk menolak kebijakan kenaikan PPN 12 persen.

Baca Juga  Ekspor Kekayaan Alam: Dollar yang Diparkir di RI Diprediksi Mencapai Rp 226 Triliun! Apa Artinya untuk Ekonomi Kita?

Rieke dijadwalkan untuk menghadiri pemanggilan di ruang rapat MKD DPR pada Senin (30/12). Namun, Dek Gam menjelaskan bahwa pemanggilan tersebut ditunda karena anggota DPR masih berada di daerah pemilihan masing-masing selama masa reses.

Baca Juga  Kodim 0103/Aceh Utara Raih Penghargaan Bergengsi, Buktikan TNI dan Rakyat Tak Terpisahkan

“Surat pemanggilan memang sudah saya tanda tangani, tapi karena masih dalam masa reses, anggota DPR masih di dapil masing-masing. Jadi, pemanggilannya kami tunda dulu,” tambahnya.

Sebelumnya, Rieke secara terbuka menyampaikan penolakannya terhadap kenaikan PPN dalam rapat paripurna DPR RI pada Kamis (5/12).

“Saya merekomendasikan dalam rapat paripurna ini untuk mendukung Presiden Prabowo menunda atau bahkan membatalkan rencana kenaikan PPN 12 persen,” tegas Rieke saat melakukan interupsi dalam rapat tersebut.

sub cnnindonesia

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK

Ekonomi

AS Kembali Gunakan Kayu Bakar Setelah Penutupan Selat Hormuz

Ekonomi

Ditegur Mahkamah Agung, Trump Pilih Gaspol Perang Tarif

Ekonomi

Antara Tradisi dan Janji, Kisah Uang Meugang di Pendopo

Ekonomi

Kabur ke Luar Negeri, Riza Chalid Resmi Berstatus Buronan Internasional

Ekonomi

Ketua KPK Tanggapi Klaim Noel soal Menkeu Purbaya: Kami Hanya Berpegang pada Fakta Persidangan

Ekonomi

Emas Menggila! Antam Cetak Rekor, Semua Merek Kompak Naik