Home / Ekonomi

Jumat, 7 Februari 2025 - 22:19 WIB

THR dan Gaji Ke-13 Aman! Bansos Tak Terganggu oleh Efisiensi Anggaran!

Dalam gambar ini, terlihat momen penting saat seorang pejabat dilantik, dengan Presiden yang menyaksikan dan menyerahkan kitab sebagai simbol tanggung jawab.

Dalam gambar ini, terlihat momen penting saat seorang pejabat dilantik, dengan Presiden yang menyaksikan dan menyerahkan kitab sebagai simbol tanggung jawab.

Bidik24.com – Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan timnya untuk melakukan efisiensi anggaran. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menjelaskan bahwa tunjangan hari raya (THR), gaji ke-13 untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), dan bantuan sosial tidak termasuk dalam pengurangan anggaran.

“Bu Menteri Keuangan telah memberikan pernyataan bahwa efisiensi yang disampaikan oleh Presiden tidak mencakup belanja pegawai, sehingga gaji pegawai tidak akan dipotong,” kata Hasan, yang dikutip dari detikNews pada Jumat (7/2/2025).

“Jadi, gaji ke-13 dan THR adalah hak pegawai negeri dan akan tetap dibayarkan. Menteri Keuangan juga sudah menjelaskan hal ini,” tambahnya.

Baca Juga 

Hasan mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menekankan bahwa efisiensi anggaran akan lebih difokuskan pada kegiatan seperti perjalanan dinas ke luar negeri dan acara-acara seremonial.

“Masing-masing kementerian akan menyesuaikan penghematan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Arahan Presiden adalah untuk menghapus program yang selama ini tidak terukur manfaatnya bagi publik. Perjalanan ke luar negeri akan dikurangi, acara seremonial juga akan dikurangi, tetapi layanan publik, Public Service Obligation (PSO), dan belanja gaji pegawai tidak akan dikurangi,” jelasnya.

Baca Juga  "Telur Puyuh Lokal Kalahkan Medan! Peternak Lhoknga Raup Jutaan Rupiah Tiap Hari"

Hasan menegaskan bahwa isu-isu yang beredar terkait dampak efisiensi hanyalah kekhawatiran dari pihak-pihak yang tidak dikenal. Menurutnya, arahan Presiden mengenai kebijakan efisiensi sudah sangat jelas.

“Hal itu sebenarnya sudah jelas. Informasi yang beredar mungkin merupakan kampanye ketakutan yang disebarkan oleh orang-orang anonim. Yang jelas, Presiden telah menegaskan bahwa layanan publik, PSO, belanja pegawai, dan bantuan sosial tidak termasuk dalam efisiensi,” pungkasnya.

Sumber: detik.com

Share :

Baca Juga

Ekonomi

14 Bank Tutup Sepanjang 2026, Terbaru BPR Pasarraya Kuta di Bali Dicabut Izinnya

Ekonomi

Usai Dicopot Jadi Menkeu, Putra Purbaya: Bapak Bisa Tidur Nyenyak Lagi dan Balik Jadi Trader

Ekonomi

Konflik Timur Tengah Memanas, Pertamina Sebut Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu per Liter

Ekonomi

Bill Gates Peringatkan Jutaan Pekerjaan Terancam AI: Dunia Belum Siap Hadapi Disrupsi

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK

Ekonomi

AS Kembali Gunakan Kayu Bakar Setelah Penutupan Selat Hormuz

Ekonomi

Ditegur Mahkamah Agung, Trump Pilih Gaspol Perang Tarif