Bidik24.com – Banda Aceh. Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad, meminta Pemerintah Kota Banda Aceh serta Satpol PP dan WH untuk menertibkan cara penjualan kondom di minimarket seperti Indomaret dan Alfamart.
Musriadi menyoroti pentingnya menjaga norma dan nilai moral masyarakat Aceh, terutama terkait produk sensitif seperti kondom. Menurutnya, saat ini kondom dijual secara terbuka di rak minimarket, sehingga mudah terlihat dan diakses oleh anak-anak serta remaja.
“Penjualan kondom seharusnya tidak dilakukan secara terbuka. Produk ini perlu ditempatkan di lokasi tertutup dan hanya dapat diakses oleh mereka yang benar-benar membutuhkannya,” ujar Musriadi, Rabu (8/1/2025).
Ia meminta Pemko Banda Aceh untuk menginstruksikan pengelola minimarket agar menata ulang penempatan kondom di toko mereka. “Jangan diletakkan di tempat yang terbuka karena ini dapat memengaruhi moral masyarakat, khususnya generasi muda,” tambahnya.
Permintaan ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga norma-norma syariat Islam yang berlaku di Aceh. Musriadi juga mengimbau masyarakat dan pengelola usaha untuk bekerja sama menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bermoral.
DPRK Banda Aceh akan terus memantau perkembangan terkait permintaan ini dan berharap pengelola minimarket segera mengambil langkah konkret untuk menertibkan penjualan kondom.
Langkah ini juga menjadi perhatian di tengah meningkatnya jumlah penderita HIV dan LGBT di Banda Aceh.
sub. atjehwatch.com















