Home / Olahraga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Kadispora Aceh Buka FGD Kedua DBOA

Keterangan gambar: Kadispora Aceh, T. Banta Nuzullah, membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) Kedua penyusunan Desain Besar Olahraga Aceh (DBOA) di Aceh Seafood, Ulee Lheue, Banda Aceh, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan 17 SKPA yang tergabung dalam tim koordinasi penyusunan DBOA.

Keterangan gambar: Kadispora Aceh, T. Banta Nuzullah, membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) Kedua penyusunan Desain Besar Olahraga Aceh (DBOA) di Aceh Seafood, Ulee Lheue, Banda Aceh, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan 17 SKPA yang tergabung dalam tim koordinasi penyusunan DBOA.

Bidik24.com – BANDA ACEH – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh, T. Banta Nuzullah, membuka Focus Group Discussion (FGD) kedua penyusunan Desain Besar Olahraga Aceh (DBOA) pada Kamis, 15 Oktober 2026, bertempat di Aceh Seafood, Ulee Lheue, Banda Aceh.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan 17 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) yang tergabung dalam tim koordinasi penyusunan DBOA. Tim tersebut dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem.

Dalam sambutannya, T. Banta Nuzullah menegaskan bahwa penyusunan DBOA tidak boleh berhenti sebagai dokumen perencanaan semata, tetapi harus menjadi landasan regulasi dan arah kebijakan pembangunan olahraga Aceh dalam jangka panjang hingga tahun 2045.

Baca Juga  Libur Panjang Bikin Pelabuhan Ulee Lheu Meledak! Parkir Penuh, Tiket Langka, Sabang Jadi Incaran Wisatawan!

“DBOA ini jangan sampai hanya menjadi dokumen pajangan semata, tetapi harus menjadi regulasi dan pedoman jangka panjang yang benar-benar dilaksanakan secara berkelanjutan hingga tahun 2045, menuju Indonesia Emas,” tegasnya dalam sambutan pembukaan.

Ia menekankan pentingnya komitmen seluruh SKPA dalam menyelaraskan program dan kebijakan pembangunan olahraga sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi salah satu faktor penting agar pembangunan olahraga Aceh dapat berjalan terarah, terukur, dan berkesinambungan.

FGD kedua ini menjadi bagian dari proses penyusunan DBOA sebagai dokumen strategis yang diharapkan mampu mengintegrasikan pembangunan olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga prestasi, serta industri olahraga di Aceh.

Baca Juga  FKIP USK Bidik Dunia Lewat Petanque Internasional 2025

Melalui forum tersebut, masukan dan koordinasi lintas SKPA diharapkan dapat memperkuat substansi DBOA, termasuk penyusunan arah kebijakan, target pembangunan, indikator kinerja, serta peta jalan pelaksanaan program olahraga dalam jangka panjang.

Penyusunan DBOA diharapkan menjadi pijakan bagi Pemerintah Aceh dalam membangun ekosistem olahraga yang terencana dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesehatan masyarakat, prestasi atlet, serta pertumbuhan industri olahraga.

Dengan keterlibatan berbagai perangkat daerah dan dukungan kebijakan pemerintah, DBOA diharapkan tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi juga menjadi pedoman implementasi yang dapat dievaluasi secara berkala demi mewujudkan pembangunan olahraga Aceh menuju Indonesia Emas 2045.

Share :

Baca Juga

Olahraga

Pon Yaya Lepas Kontingen Petanque Aceh Menuju Kejurnas 2026, Tradisi dan Identitas Aceh Jadi Daya Tarik

Olahraga

Sah! Kepengurusan KPOTI Aceh Resmi Terbentuk, Cek Susunan Lengkapnya

Olahraga

Resmi! KPOTI Pusat Serahkan SK Kepengurusan KPOTI Aceh Periode 2025–2030

Olahraga

UGM Resmi Bersinergi dengan Kemenpora, Sport Science Modern Jadi Prioritas

Olahraga

Syech Muharram Siapkan Bonus Besar untuk Atlet Aceh Besar di PORA 2026

Olahraga

Dari Aklamasi ke Arena Panas PORA, Iqbal Tak Punya Waktu untuk Gagal

Olahraga

Sidang Pleno I–II FOKSI Aceh Tuntas, Iskandar Kembali Terpilih sebagai Ketum 2026–2030

Olahraga

Kabaddi Aceh Laksanakan Musprov