Home / Ekonomi

Senin, 9 Desember 2024 - 23:07 WIB

Drama Pilgub Sumut 2024: Bobby Nasution Menang, Tuduhan Curang dan Politik Uang Merebak

**

**"Bobby Nasution dan Surya saat merayakan kemenangan Pilgub Sumut 2024, di tengah tudingan kecurangan dan keberpihakan sejumlah pihak."**

Bidik24.com – Medan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara secara resmi menetapkan pasangan Bobby Nasution-Surya sebagai pemenang dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut 2024. Dalam rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat provinsi, pasangan calon nomor urut 1 ini memperoleh 3.645.611 suara, unggul atas pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala yang meraih 2.009.311 suara.

Ketua KPU Sumut, Agus Arifin, dalam rapat pleno di Medan pada Senin (9/12), menjelaskan bahwa jumlah total suara sah mencapai 5.654.922, sementara surat suara tidak sah sebanyak 298.754. Dengan demikian, jumlah keseluruhan suara yang digunakan mencapai 5.953.676. Hasil ini dituangkan dalam Surat Keputusan KPU Sumut Nomor 495 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pilgub Sumut.

Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Sumut 2024 tercatat sebanyak 10.771.496 pemilih. Meski demikian, saksi dari pasangan calon nomor urut 2, Leonardo Marbun, menolak menandatangani berita acara penetapan hasil. Ia menganggap proses Pilkada tidak mencerminkan demokrasi yang jujur dan adil, dengan alasan masih banyak warga terdampak bencana banjir yang tidak dapat menggunakan hak pilih mereka, serta tingginya jumlah surat suara tidak sah.

Baca Juga  Prabowo Luncurkan Revolusi Tunjangan Guru: Langsung ke Rekening, Bebas Korupsi!

Leonardo juga menyoroti adanya keberpihakan dari penjabat kepala daerah dan partai tertentu yang mendukung pasangan Bobby-Surya. Ia menyebut hal tersebut sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan, meskipun tidak menjelaskan secara rinci mengenai istilah “partai cokelat.”

Selain itu, Komisioner Bawaslu Sumut, Johan Alamsyah, menyoroti berbagai permasalahan dalam pelaksanaan Pilgub Sumut. Ia menilai sejumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tidak berintegritas, termasuk kasus pemberian lebih dari satu surat suara kepada pemilih. Johan juga mencatat laporan tentang keterlibatan aparatur sipil negara (ASN), pejabat struktural, kepala desa, dan perangkat desa yang mendukung salah satu pasangan calon, serta maraknya praktik politik uang.

Baca Juga  Forkopimda Sabang Larang Perayaan Tahun Baru: Tegakkan Syariat Islam di Malam Pergantian Tahun!

Pilgub Sumut 2024 diikuti dua pasangan calon. Paslon nomor urut 1, Bobby Nasution-Surya, didukung oleh sejumlah partai besar seperti Golkar, Gerindra, dan NasDem. Bobby, yang juga menjabat Wali Kota Medan, adalah menantu dari mantan Presiden Jokowi, sementara Surya adalah Bupati Asahan. Paslon nomor urut 2, Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala, didukung oleh PDIP, Hanura, dan beberapa partai lain. Edy merupakan mantan Gubernur Sumut periode 2018-2023, sedangkan Hasan adalah mantan tenaga ahli Menteri Agama.

sum. detik.com

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Usai Dicopot Jadi Menkeu, Putra Purbaya: Bapak Bisa Tidur Nyenyak Lagi dan Balik Jadi Trader

Ekonomi

Konflik Timur Tengah Memanas, Pertamina Sebut Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu per Liter

Ekonomi

Bill Gates Peringatkan Jutaan Pekerjaan Terancam AI: Dunia Belum Siap Hadapi Disrupsi

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK

Ekonomi

AS Kembali Gunakan Kayu Bakar Setelah Penutupan Selat Hormuz

Ekonomi

Ditegur Mahkamah Agung, Trump Pilih Gaspol Perang Tarif

Ekonomi

Antara Tradisi dan Janji, Kisah Uang Meugang di Pendopo