Bidik24.com – Aceh Tengah. Sudah lebih dari sebulan sejak banjir bandang dan longsor melanda Aceh Tengah. Namun hingga awal Januari 2026, sebanyak 30 desa di lima kecamatan masih terisolasi, dengan total 14.899 jiwa terdampak. Jalur darat belum sepenuhnya pulih, membuat distribusi bantuan harus dilakukan lewat jalur udara dan sistem sling (tali gantung).
Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal, menyebut kondisi saat ini jauh membaik dibanding awal bencana. Dari semula 105 desa terisolasi, kini tersisa 30 desa yang masih terputus aksesnya.
“Alat berat yang bekerja saat ini milik Pemda, dibantu masyarakat dan pengusaha. BPJN juga ikut membantu untuk penanganan jalan nasional,” ujar Mustafa, Senin (5/1/2026).
Wilayah dengan desa terisolasi terbanyak berada di Kecamatan Linge dan Ketol. Sebagian desa memang sempat membangun jembatan darurat secara swadaya, namun cuaca ekstrem kembali memperparah situasi. Jembatan Gemboyah, akses vital bagi empat desa di Kecamatan Linge, kembali putus pada Sabtu dini hari, 3 Januari 2026.
Meski beberapa jalur sudah bisa dilalui kendaraan roda dua, akses untuk mobil masih tertutup di banyak titik.
“Bantuan kita kirim lewat udara. Untuk jalur darat, warga menyeberang pakai sling karena mayoritas desa berada di seberang sungai dan jembatannya hilang,” jelas Mustafa.
1. Kecamatan Bintang
1.325 jiwa terisolasi
Serule (582 jiwa) – longsor badan jalan
Atu Payung (318 jiwa) – longsor badan jalan
Jamur Konyel (425 jiwa) – longsor badan jalan
Akses roda dua & empat belum terbuka
2. Kecamatan Ketol
4.951 jiwa terisolasi
Bergang, Karang Ampar, Pantan Reduk, Bintang Pepara, Buge Ara, Kekuyang, Burulah
→ Jembatan Berawang Gajah & Bergang/Ayun putusSerempah & Bah
→ Longsor badan jalan (roda dua sudah terbuka)
Akses mobil masih tertutup hampir di seluruh desa
3. Kecamatan Silih Nara
254 jiwa terisolasi
Terang Engon – Jembatan Mulie Jadi putus
Bius Utama (Dusun Gantung Langit) – Jembatan gantung terputus
Akses roda dua & empat belum terbuka
4. Kecamatan Rusip Antara
2.765 jiwa terisolasi
Pilar Jaya, Pilar Weh Kiri, Trimara, Mekar Maju, Arul Pertik
→ Jembatan putus & longsor
Roda dua sudah terbuka, mobil belum bisa melintas
5. Kecamatan Linge
5.604 jiwa terisolasi
Linge, Kute Reje, Delung Sekinel, Jamat, Reje Payung
→ Jembatan Kala Ili putusGemboyah, Arul Item, Antara, Pantan Reduk
→ Jembatan Gemboyah putus kembali (3 Januari 2026)Penarun & Umang
→ Longsor, roda dua sudah terbuka
Hingga kini, pemulihan infrastruktur masih terus dikebut. Pemerintah daerah berharap cuaca bersahabat agar akses darat bisa segera dibuka, sehingga warga tak lagi bergantung pada bantuan udara.
Sub. detik.com















