Home / Opini

Senin, 27 Januari 2025 - 13:52 WIB

Nezar Patria: Indonesia Harus Miliki SDM Unggul untuk Kuasai Teknologi Global, 2045 adalah Tanggung Jawab Kita!

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan pentingnya pendidikan dan kesehatan untuk menciptakan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan global di masa depan

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan pentingnya pendidikan dan kesehatan untuk menciptakan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan global di masa depan

Bidik24.com, Jakarta – Pemanfaatan teknologi terkini, seperti kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), menuntut Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul untuk bersaing di kancah global. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria, menegaskan bahwa kemampuan Indonesia untuk menjadi pemain teknologi global bergantung pada kualitas SDM yang dipersiapkan sejak dini.

“Pemerintah Presiden Prabowo Subianto sangat fokus pada pembangunan SDM melalui peningkatan pendidikan dan kesehatan generasi muda, karena keduanya adalah fondasi utama untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Nezar dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas dan kecukupan gizi yang baik menjadi aspek mendasar untuk memastikan generasi mendatang mampu menghadapi tantangan global. “Gizi yang baik itu sangat penting. Jika generasi muda kita sehat dan bergizi baik, mereka akan lebih cerdas dan mampu membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju, terutama menuju visi Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Penguatan Pendidikan Digital dan Ruang Siber yang Aman

Selain menitikberatkan pada pendidikan dan kesehatan, Pemerintah juga mendorong penguasaan teknologi digital sejak usia dini. Salah satu langkah nyata adalah memperkenalkan materi teknologi digital kepada siswa sekolah dasar dan menengah.

Baca Juga  Revolusi Ramadan: Badan Gizi Perkenalkan Skema MBG untuk Makanan Bawa Pulang!

“Pemerintah benar-benar memperhatikan bagaimana kemajuan adopsi teknologi digital dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat, sekaligus memastikan ruang digital tetap aman, sehat, dan produktif,” jelas Nezar.

Dalam hal regulasi, Pemerintah sedang merancang aturan yang kompetitif untuk menarik minat perusahaan teknologi global. Dengan regulasi yang sebanding dengan negara-negara tetangga, Indonesia diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi dari perusahaan teknologi dunia, menjadikannya bagian penting dari rantai pasok produk teknologi global.

“Upaya ini akan meningkatkan daya tawar Indonesia di persaingan global. Kita ingin memastikan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan teknologi global,” tegasnya.

Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025

Untuk mempercepat transformasi digital, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meluncurkan program Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025. Program ini dirancang sebagai alat ukur untuk mengetahui tingkat kecakapan digital masyarakat Indonesia.

Baca Juga  81 Polisi Dikerahkan untuk Amankan Nataru 2024 di Pidie Jaya, Jangan Ganggu Ketertiban dengan Konvoi atau Petasan!

Peluncuran IMDI merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah untuk mendorong akselerasi ekonomi digital nasional. Pemerintah menyadari bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, akademisi, dan masyarakat, sangat penting untuk memastikan keberhasilan inisiatif ini.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita berharap ekonomi digital Indonesia dapat berkembang lebih pesat dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkas Nezar.

Visi Indonesia Menuju 2060

Nezar optimis bahwa dengan langkah-langkah strategis yang telah dirancang, Indonesia akan mampu mencapai posisi yang lebih maju di panggung teknologi dunia pada 2060. Namun, ia mengingatkan bahwa semua ini memerlukan upaya berkelanjutan dalam memperkuat pendidikan, kesehatan, dan adopsi teknologi digital di seluruh lapisan masyarakat.

Dengan fokus pada SDM yang unggul, ruang digital yang aman, serta regulasi yang kompetitif, Pemerintah berharap Indonesia mampu menghadapi tantangan global sekaligus menjadi pemain utama di bidang teknologi dan digitalisasi dunia.

Sub Antaranews.com

Share :

Baca Juga

Opini

Kamu Terlalu Sibuk Dengan Doamu 5 Tahun ke Depan, Padahal Saat Ini Adalah Doamu 5 Tahun Lalu yang Kau Langitkan

Opini

Puasa Bukan Alasan Tubuh Lelah Massage Bisa Menjadi Jawabannya

Opini

Mengapa 10 Hari Terakhir Ramadhan Bisa Lebih Sehat dari Program Diet Modern

Opini

Negeriku Dilanda Bencana

Opini

Om Khai Kecam Bupati Aceh Selatan ke Luar Negeri di Masa Bencana

Opini

Teachers Are No Longer the Primary Source of Knowledge: So What Is Their Role in the AI Era?

Opini

Guru dan AI, Guru Bukan Lagi Sumber Utama. Lalu Apa Fungsi Esensial Mereka Sekarang?

Opini

Peran Guru dalam Proses Pembelajaran di Era Digital