Bidik24.com – BANDA ACEH – Kabar duka datang dari dunia seni debus dan komunitas relawan komunikasi. T. Nazaruddin, yang lebih dikenal sebagai Zal Debus, meninggal dunia pada Rabu dini hari, 29 Januari 2025. Tokoh kelahiran Blangpidie 60 tahun lalu ini juga merupakan anggota aktif Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dengan callsign JZ01BZD.
Berita kepergiannya pertama kali tersebar melalui grup WhatsApp RAPI Aceh setelah diposting oleh Penasehat RAPI Kota Banda Aceh, Putut Rananggono (JZ01BPV), pada pukul 01.34 WIB. Saat informasi itu menyebar, jenazah Zal Debus masih berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh. Laporan lebih lanjut menyebutkan bahwa ia meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.
Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadansatgas) RAPI Kota Banda Aceh, Muhammad Dafa (JZ01ABA), menjelaskan bahwa insiden tragis itu terjadi di Jalan Pelabuhan Ulee Lheue, tepatnya di jalur keluar menuju pusat kota sekitar pukul 01.00 WIB.
Menurut Dafa, pada malam itu jalur masuk ke pelabuhan ditutup, sehingga beberapa pengendara dari arah kota terpaksa menerobos melalui jalur kanan. Di saat yang sama, Zal Debus yang sedang mengendarai sepeda motor di jalur kiri (jalur keluar) bertabrakan dengan salah satu kendaraan yang melawan arus di jalur kanan, tepat di depan Mapolsek Meuraxa.
“Bang Zal dalam perjalanan pulang setelah memancing di sekitar Pelabuhan Ulee Lheue. Di lokasi kejadian ditemukan joran pancing yang patah,” ungkap Dafa.
Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan bahwa Zal Debus mengalami pendarahan di kepala dan hidung akibat benturan keras. Jaket yang dikenakannya memperlihatkan















