Home / Ekonomi

Jumat, 25 April 2025 - 23:54 WIB

Sidak Mengejutkan! MPU Aceh Temukan Produk Halal Mengandung Babi Masih Tersimpan di Gudang!

Bidik24 – BANDA ACEH: Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, melalui Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM), melakukan inspeksi mendadak di beberapa minimarket dan supermarket di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar pada Jumat (25/4/2025).

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pengumuman dari Badan Penyelanggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengenai produk pangan olahan yang mengandung unsur babi.

Ketua LPPOM MPU Aceh, Deni Candra, menjelaskan bahwa inspeksi ini diinisiasi oleh Abu Ketua MPU Aceh untuk memeriksa gerai-gerai yang diduga menjual produk-produk tersebut. Deni menekankan bahwa tujuan sidak ini adalah untuk memastikan bahwa pengelola minimarket dan supermarket mengikuti imbauan dari BPJPH dan BPOM.

Baca Juga  Rieke Diah Pitaloka Dilaporkan ke MKD, Gara-Gara Tolak Kenaikan PPN 12%

“Kami tidak ingin ada produk ini beredar di pasaran dan dikonsumsi oleh masyarakat Aceh, terutama anak-anak dan generasi muda yang berhubungan dengan makanan yang telah diharamkan,” tuturnya.

Deni menjelaskan bahwa tim terpadu telah menyebar di berbagai lokasi di Banda Aceh dan Aceh Besar, termasuk sebuah supermarket terkenal di pusat kota.

“Tim tidak menemukan produk tersebut, karena menurut pengelola, barang itu telah ditarik dari pasaran, meskipun masih ada di gudang,” ujarnya.

Hasil dari inspeksi ini, menurut Deni, akan dianalisis lebih lanjut untuk menentukan keamanan produk. Pihaknya juga akan mengonfirmasi jenis-jenis produk yang dicurigai kepada BPOM dan BPJPH.

Baca Juga  Harga Kelapa Melonjak 100% di Aceh Singkil, Gulai Ikan Terancam Mahal!

“Beberapa produk diproduksi oleh pabrik yang sama, memiliki nomor sertifikat halal dan izin edar yang identik, namun dalam bentuk dan varian berbeda. Oleh karena itu, kami perlu memastikan apakah produk tersebut benar-benar aman,” jelasnya.

Deni juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kios-kios yang dekat dengan sekolah, mengingat konsumen utama produk tersebut adalah anak-anak.

“Dinas terkait, seperti Satpol PP/WH, Disperindag, bahkan pihak kepolisian, perlu dilibatkan, selain LPPOM MPU Aceh sendiri,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Ekonomi

USK Perkuat Hilirisasi MaKaFeed melalui Pelatihan Usaha Maggot di Kuta Ateuh

Ekonomi

USK Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Maggot dan MaKaFeed di Sabang

Ekonomi

14 Bank Tutup Sepanjang 2026, Terbaru BPR Pasarraya Kuta di Bali Dicabut Izinnya

Ekonomi

Usai Dicopot Jadi Menkeu, Putra Purbaya: Bapak Bisa Tidur Nyenyak Lagi dan Balik Jadi Trader

Ekonomi

Konflik Timur Tengah Memanas, Pertamina Sebut Harga Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu per Liter

Ekonomi

Bill Gates Peringatkan Jutaan Pekerjaan Terancam AI: Dunia Belum Siap Hadapi Disrupsi

Berita

Dua Hari, Dua Dunia: Mengapa May Day Begitu Riuh dan Hardiknas Begitu Sunyi?

Ekonomi

Lolos Uji Kelayakan DPR, Friderica Widyasari Dewi Pimpin OJK