Bidik24.com, Aceh Utara – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, meresmikan bantuan sumur bor untuk Pondok Pesantren Madinatuddiniyah Darul Huda yang terletak di Desa Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, pada Rabu (8/1/2025). Program ini merupakan bagian dari inisiatif TNI Angkatan Darat untuk menyediakan akses air bersih kepada masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan.
Maruli, yang dikenal dengan julukan “Jenderal Air” karena komitmennya terhadap penyediaan air bersih, menyatakan bahwa TNI AD telah melakukan program besar untuk meningkatkan akses air bersih di seluruh Indonesia. Sejak dimulainya program tersebut, sebanyak 3.300 titik air bersih telah dibangun oleh TNI AD di berbagai wilayah Indonesia. Ini adalah bagian dari inovasi yang dilakukan oleh para Komandan TNI dan prajurit yang berkreasi untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pembangunan Sumur Bor di Aceh Utara
Di wilayah Korem 011 Lilawangsa, yang berada di bawah kepemimpinan Kolonel Inf Ali Imran, sejumlah sumur bor telah berhasil dibangun, termasuk di pondok pesantren yang ada di daerah tersebut. Kasad Maruli Simanjuntak juga mengungkapkan bahwa dia pernah bertugas bersama Kolonel Ali Imran dan menyaksikan langsung kreativitas dan komitmen Ali Imran dalam mewujudkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Maruli juga mengapresiasi kinerja Komandan Korem yang semakin menunjukkan peningkatan dan keberhasilan dalam setiap program yang dijalankannya.
Dalam kesempatan yang sama, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut didampingi oleh Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fahrizal. Dalam penjelasannya, Maruli menegaskan bahwa selain program pembangunan sumur bor untuk air bersih, TNI AD juga menjalankan program ketahanan pangan, yang menjadi prioritas utama Presiden Prabowo. Salah satu aspek ketahanan pangan yang turut diprioritaskan adalah penyediaan air untuk sawah tadah hujan, guna mendukung ketahanan pangan nasional.
Penyediaan Air Bersih untuk Masyarakat
Maruli juga mengungkapkan bahwa TNI AD berkomitmen untuk terus meningkatkan penyediaan air bersih di seluruh Indonesia. Data yang ada menunjukkan bahwa sekitar 9,5 persen dari penduduk Indonesia, atau sekitar 28 juta jiwa, masih belum memiliki akses yang layak terhadap sanitasi dan air bersih. Oleh karena itu, program air bersih ini akan terus digencarkan oleh TNI AD untuk mengatasi masalah tersebut.
Setelah meresmikan sumur bor di Pondok Pesantren Madinatuddiniyah Darul Huda, Kasad Maruli Simanjuntak berkesempatan untuk mencoba kran air yang baru dipasang.
Kondisi Sebelumnya dan Ucapan Terima Kasih
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Madinatuddiniyah Darul Huda, Tgk H Zunuwanis Bin Mustafa Puteh, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan sumur bor yang telah dibangun oleh TNI AD. Sebelumnya, pesantren yang menampung sekitar 2.000 santri ini harus mengandalkan air yang tidak layak pakai. Air yang tersedia berwarna kuning dan tidak memenuhi standar kebersihan, namun para santri terpaksa menggunakannya dengan cara bergantian.
“Tentu kami sangat berterima kasih atas bantuan ini, karena sekarang air yang kami dapatkan sangat bersih dan layak konsumsi. Kebutuhan air bersih untuk pesantren kini sudah tercukupi,” ungkap Tgk H Zunuwanis dengan penuh rasa syukur.
Program sumur bor yang diluncurkan di pesantren ini bukan hanya memberikan manfaat langsung bagi ribuan santri, tetapi juga menunjukkan komitmen TNI AD dalam membantu masyarakat di daerah terpencil, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih. Harapannya, program serupa akan terus berkembang dan dapat membantu lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia.
Sub Serambinews.com















