Home / Politik

Senin, 2 Desember 2024 - 06:23 WIB

Cak Imin Klaim Rp 10.000 Cukup untuk Makan Bergizi, Benarkah?

**

**"Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat memberikan keterangan terkait program makan bergizi gratis di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (2/12/2024)."**

Bidik24.com dilansir dari Kompas.com JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), optimistis bahwa anggaran sebesar Rp 10.000 per porsi cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi dalam program makan bergizi gratis. Ia menegaskan bahwa angka tersebut ditetapkan berdasarkan berbagai simulasi yang telah dilakukan selama beberapa waktu terakhir.

“Penetapan ini tidak dilakukan secara terburu-buru. Semua melalui proses simulasi dan uji coba hingga akhir tahun, sebelum program resmi dimulai pada Januari 2024. Ini adalah hasil perhitungan yang menurut saya sudah cukup matang,” kata Cak Imin di Gedung DPR RI, Senin (2/12/2024).

Baca Juga  PNS Banda Aceh Tunggu Kepastian Kenaikan Gaji 2025: Apakah Akan Ada Kenaikan Sebesar 8 Persen Lagi?

Saat ini, pemerintah masih menjalankan simulasi untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program tersebut secara menyeluruh. Cak Imin juga menekankan bahwa program ini dirancang untuk memenuhi standar minimum kebutuhan gizi masyarakat.

Baca Juga  "Drama Paripurna DPR! Setyo Budiyanto Resmi Jadi Ketua KPK, Siap Perangi Korupsi di Periode Baru"

“Setiap porsi tentu sudah mempertimbangkan aspek minimum kebutuhan gizi yang harus terpenuhi. Kita tunggu hasil akhirnya,” tambahnya.

Program makan bergizi gratis ini direncanakan mulai dilaksanakan secara massal pada Januari 2024, dengan penyesuaian lebih lanjut jika diperlukan berdasarkan hasil simulasi.

Share :

Baca Juga

Politik

Presiden Prabowo Resmi Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh

Politik

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Dinasti Baru Dimulai?

Politik

Anies Baswedan Soroti Munculnya Dinasti Keluarga Demokrasi Indonesia Terancam Ketidaksetaraan

Politik

Kembali ke Komisi III, Sahroni Dilantik Jadi Wakil Ketua

Politik

Dipanggil Polisi, Pandji Siap Buka-bukaan soal Kontroversi “Mens Rea”

Politik

Noel Buka-bukaan di Sidang, Ada Info A1 Menkeu Purbaya Terancam Nasib Serupa

Politik

Kalau Mualem Tak Mau, Damai Tak Terjadi, Pengakuan JK

Politik

PAS Nilai “Ribut” Pengunduran di PN Tak Separah Isu Perlis, Optimistis Koalisi Tetap Melaju