Home / Politik

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:39 WIB

Dipanggil Polisi, Pandji Siap Buka-bukaan soal Kontroversi “Mens Rea”

Bidik24.com – Jakarta. Polda Metro Jaya memanggil komika Pandji Pragiwaksono untuk memberikan klarifikasi terkait laporan atas materi pertunjukan stand-up comedy bertajuk Mens Rea. Dalam kesempatan itu, Pandji juga berencana menyampaikan hasil dialognya dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kepada pihak kepolisian.

Kuasa hukum Pandji, Haris Azhar, menegaskan kliennya siap terbuka dalam proses klarifikasi.
“Kalau ditanya, kita sampaikan. Kalau tidak ditanya pun, tetap kita sampaikan,” ujar Haris di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Saat ini, tercatat ada enam laporan dan aduan yang masuk terkait Pandji. Kehadirannya di Polda Metro Jaya bertujuan untuk menjelaskan secara langsung duduk perkara dari laporan-laporan tersebut.

Baca Juga  Menjadi Manusia Sempurna: Pendidikan Al-Qur'an yang Membentuk Masa Lalu, Kini, dan Masa Depan

“Makanya kami datang pagi ini untuk berdialog. Polisi ingin klarifikasi ke Pandji, dan Pandji juga ingin tahu siapa saja pelapornya serta apa saja substansi yang dilaporkan,” lanjut Haris.

Sebelumnya, Pandji juga telah menyambangi kantor MUI Pusat di Jakarta untuk berdiskusi mengenai materi Mens Rea yang menuai perhatian publik. Dalam pertemuan itu, Pandji menjelaskan latar belakang, tujuan, hingga proses kreatif di balik pertunjukannya.

“Kami datang untuk menjelaskan situasi yang berkembang. Selebihnya ngobrol santai, tukar pikiran, dan berdiskusi banyak hal,” kata Haris.

Baca Juga  DPRA Lanjutkan Pembahasan Qanun Keolahragaan, Tim Ahli Temukan 40 Poin Revisi

Pandji menegaskan kunjungannya ke MUI murni untuk bersilaturahmi dan membuka ruang dialog. Ia mengaku pertemuan berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan.

“Alhamdulillah dialognya sangat menyenangkan, bahkan penuh tawa. Sebagai seniman, yang paling penting adalah bisa menjelaskan maksud dari karya saya,” ungkap Pandji.

Dalam diskusi tersebut, Pandji juga menerima berbagai masukan dari MUI. Ia berkomitmen untuk terus memperbaiki karyanya agar tetap menghibur tanpa mengabaikan sensitivitas publik.

“Sebagai kreator, selalu ada ruang untuk menjadi lebih baik. Itu komitmen saya,” tutupnya.

Sub. detik.com

Share :

Baca Juga

Politik

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Dinasti Baru Dimulai?

Politik

Anies Baswedan Soroti Munculnya Dinasti Keluarga Demokrasi Indonesia Terancam Ketidaksetaraan

Politik

Kembali ke Komisi III, Sahroni Dilantik Jadi Wakil Ketua

Politik

Noel Buka-bukaan di Sidang, Ada Info A1 Menkeu Purbaya Terancam Nasib Serupa

Politik

Kalau Mualem Tak Mau, Damai Tak Terjadi, Pengakuan JK

Politik

PAS Nilai “Ribut” Pengunduran di PN Tak Separah Isu Perlis, Optimistis Koalisi Tetap Melaju

Politik

IGORNAS Aceh Siap Gelar Musprov Akhir November 2025, Seluruh Ketua Kabupaten/Kota Akan Hadir

Politik

Setelah Godaan Prabowo, Budi Arie Tinggalkan Bayang-Bayang Jokowi?