Bidik24.com – Aceh Barat – Ratusan warga memadati halaman sebuah kos putri di kawasan Desa Rundeng, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, pada Kamis dini hari, 5 Desember 2024. Lokasi yang berada di salah satu rumah toko (ruko) tepat di depan Masjid Annur, Drien Rampak, menjadi pusat perhatian karena laporan adanya sosok mencurigakan yang masuk ke dalam kos tersebut.
Menurut Kepala Dusun Gampong Rundeng, Herawan Abdya, keramaian ini dipicu oleh laporan seorang pemuda yang melihat seseorang mengenakan pakaian wanita, lengkap dengan jilbab, masuk ke kos putri di Jalan Tapaktuan-Meulaboh. Namun, gerak-gerik individu tersebut memicu kecurigaan karena lebih menyerupai laki-laki meski berpakaian seperti perempuan.
Kerumunan warga, yang diperkirakan berjumlah lebih dari 200 orang, berkumpul untuk memastikan situasi. Insiden ini menjadi perbincangan hangat di masyarakat sekitar, dan aparat keamanan setempat diharapkan segera menindaklanjuti laporan tersebut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Hingga pagi hari, suasana di sekitar kos putri masih ramai dipadati warga yang penasaran dengan kejadian tersebut. Aparat keamanan setempat, termasuk pihak kepolisian dan perangkat desa, segera turun tangan untuk menenangkan situasi dan memastikan tidak ada tindakan main hakim sendiri.
Menurut informasi lebih lanjut dari Herawan Abdya, pihak kos telah dimintai keterangan terkait keberadaan sosok mencurigakan tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi pasti mengenai identitas maupun motif dari orang yang diduga pria namun mengenakan pakaian wanita itu.
Peristiwa ini memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat, mulai dari dugaan pelanggaran norma hingga potensi tindak kriminal. Meski demikian, aparat meminta warga untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak berwenang.
Kasus ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bersama untuk lebih meningkatkan pengawasan di lingkungan sekitar, khususnya pada kawasan kos-kosan yang rentan terhadap aktivitas mencurigakan. Sementara itu, masyarakat diminta untuk tetap menghormati privasi penghuni kos sambil menunggu hasil investigasi resmi dari pihak kepolisian.
Sum. Acehstory















