Home / kriminal / Politik

Senin, 9 Desember 2024 - 07:52 WIB

Rezim Assad Tumbang: Damaskus Jatuh, Perang Suriah Berakhir Tragis dengan 900 Korban Tewas

Serangan udara rezim assad

Serangan udara rezim assad

Bidik24.com – Jakarta. Lebih dari 900 orang, termasuk 138 warga sipil, dilaporkan tewas sejak pemberontak Suriah melancarkan serangan besar yang dimulai 11 hari lalu. Serangan ini memuncak pada penggulingan Presiden Bashar Al-Assad pada Minggu (8/12). Menurut laporan Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris, total korban tewas mencapai 910 orang sejak operasi pemberontak dimulai pada 27 November, termasuk 138 warga sipil, 380 tentara Suriah dan sekutunya, serta 392 pemberontak.

Koalisi pemberontak berhasil menggulingkan Assad setelah merebut ibu kota Damaskus, memaksa presiden tersebut melarikan diri dari Suriah. Awalnya, Rusia—sekutu utama Assad—mengumumkan bahwa ia telah mengundurkan diri dan meninggalkan negara itu, tanpa merinci lokasi tujuannya. Namun, media Rusia kemudian mengungkapkan bahwa Assad dan keluarganya telah tiba di Moskow.

Baca Juga  Dua Tersangka Ditangkap, Kasus Penggelapan dan Pembunuhan Bos Rental Mobil di Tol Tangerang-Merak Libatkan Oknum TNI AL!

Kehancuran rezim Assad dipastikan pada Minggu (8/12), setelah pasukan oposisi berhasil merebut Damaskus. Pertempuran ini menjadi akhir dari perang saudara yang telah berlangsung sejak 2011. Eskalasi konflik dimulai pada 27 November di wilayah pedesaan barat Aleppo, dengan gerak cepat oposisi yang mengakibatkan jatuhnya berbagai wilayah strategis, termasuk Idlib, Aleppo, dan Hama dalam waktu singkat.

Baca Juga  Sertifikasi Halal: Jaminan Moral atau Strategi Bisnis?

Amnesty International menyerukan agar pelanggaran hak asasi manusia selama konflik ini diusut, menyebut situasi di Suriah sebagai “kesempatan bersejarah” untuk menegakkan keadilan. Kepala Amnesty, Agnes Callamard, mendesak penyelidikan terhadap pelaku kejahatan internasional dan pelanggaran HAM, serta memastikan pengadilan yang adil tanpa hukuman mati. Callamard juga meminta oposisi meninggalkan kekerasan dan mengutamakan keadilan, bukan balas dendam.

sum. cnnindonesia

Share :

Baca Juga

Politik

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Dinasti Baru Dimulai?

Politik

Anies Baswedan Soroti Munculnya Dinasti Keluarga Demokrasi Indonesia Terancam Ketidaksetaraan

Politik

Kembali ke Komisi III, Sahroni Dilantik Jadi Wakil Ketua

Politik

Dipanggil Polisi, Pandji Siap Buka-bukaan soal Kontroversi “Mens Rea”

Politik

Noel Buka-bukaan di Sidang, Ada Info A1 Menkeu Purbaya Terancam Nasib Serupa

Politik

Kalau Mualem Tak Mau, Damai Tak Terjadi, Pengakuan JK

Politik

PAS Nilai “Ribut” Pengunduran di PN Tak Separah Isu Perlis, Optimistis Koalisi Tetap Melaju

Politik

IGORNAS Aceh Siap Gelar Musprov Akhir November 2025, Seluruh Ketua Kabupaten/Kota Akan Hadir