Bidik24.com – Aceh. Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Nazaruddin, yang lebih dikenal dengan sebutan Tgk Agam, mengimbau masyarakat Aceh untuk kembali bersatu setelah berakhirnya Pilkada. Ia menegaskan bahwa meskipun perbedaan pilihan politik adalah bagian dari dinamika demokrasi, pasca-pemilu semua pihak harus bersinergi untuk mendukung pembangunan daerah.
Pernyataan ini disampaikan Tgk Agam dalam sebuah perbincangan santai dengan sejumlah wartawan di tengah kesibukannya memimpin rapat dengan mitra kerja Komisi VI DPRA. Ia menyoroti pentingnya meredakan perbedaan yang muncul selama Pilkada, terutama di kalangan tim sukses dan pendukung berbagai calon.
“Pilkada memang sering kali menimbulkan perbedaan pandangan yang tajam. Namun, saatnya kita bersatu. Pilihan politik adalah hak setiap individu, tapi yang lebih penting adalah menjaga persaudaraan dan memprioritaskan kemajuan Aceh,” ujar Tgk Agam.
Ia juga mengajak tokoh masyarakat, generasi muda, dan seluruh lapisan masyarakat Aceh untuk melupakan perpecahan yang terjadi selama Pilkada dan bersama-sama mendukung pemerintahan yang telah terpilih. Menurutnya, Aceh menghadapi berbagai tantangan dalam pembangunan, mulai dari infrastruktur hingga pengentasan kemiskinan, yang hanya bisa diselesaikan dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Jangan biarkan perbedaan politik menghalangi persatuan kita. Mari kita bergandengan tangan membangun Aceh yang lebih baik. Gunakan momen ini sebagai titik awal untuk langkah bersama yang lebih baik,” tambahnya.
Sebagai seorang tokoh berpengaruh di Aceh, Tgk Agam juga menyampaikan harapannya agar pemerintahan yang baru dapat mendengarkan aspirasi masyarakat dan bekerja demi kepentingan seluruh lapisan. Ia menekankan bahwa Aceh memerlukan pemimpin yang visioner, mampu merangkul semua pihak untuk mempercepat pembangunan dan menciptakan perubahan positif. Ia juga berharap dengan kepemimpinan Gubernur H. Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhullah, masyarakat Aceh dapat merasakan manfaat dari pembangunan yang adil dan merata di seluruh wilayah Aceh.
laporan tim Bidik24.com















