Bidik24.com – Presiden Prabowo Subianto berjanji akan menyediakan lahan seluas 20 ribu hektare di Provinsi Aceh untuk konservasi gajah. Pernyataan ini disampaikan oleh Prabowo dalam kunjungannya ke Inggris beberapa waktu lalu, di mana ia bertemu dengan Raja Charles III dan perwakilan dari World Wildlife Fund (WWF). Menurut Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi, awalnya WWF mengajukan permohonan untuk lahan seluas 10 ribu hektare, namun Prabowo memutuskan untuk memberikan lahan yang lebih luas, yaitu 20 ribu hektare, yang akan dikelola oleh WWF.
Hasan Nasbi menambahkan bahwa langkah ini menunjukkan komitmen Prabowo dalam mendukung konservasi alam, terutama untuk melindungi populasi gajah di Aceh. Lahan yang akan diberikan diharapkan dapat membantu WWF dalam menjalankan program perlindungan gajah serta mengurangi konflik antara manusia dan satwa. Keputusan ini juga menegaskan perhatian pemerintah Indonesia terhadap isu lingkungan global.
Hasan Nasbi juga menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya lebih luas pemerintah Indonesia untuk menjaga keberagaman hayati dan memperkuat peran konservasi dalam pembangunan berkelanjutan. Dengan adanya lahan seluas 20 ribu hektare, diharapkan WWF dapat menjalankan program perlindungan gajah dengan lebih efektif, serta memberikan kontribusi positif terhadap keseimbangan ekosistem di Aceh.
Selain itu, keputusan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian satwa liar dan lingkungan, sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi ekonomi lokal, terutama melalui ekowisata berbasis konservasi. Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk mendorong kolaborasi antara lembaga pemerintah, masyarakat, dan organisasi internasional dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.















