Home / Politik

Selasa, 3 Desember 2024 - 22:41 WIB

Prabowo Janji Sediakan 10 Ribu Hektare untuk Konservasi Gajah di Aceh : Langkah Besar atau Janji Kosong?

"Presiden Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan resmi ke Inggris, bertemu dengan Raja Charles III dan perwakilan World Wildlife Fund (WWF), di mana ia menyampaikan komitmennya untuk mengalokasikan lahan seluas 20 ribu hektare di Aceh untuk konservasi gajah."

Bidik24.com – Presiden Prabowo Subianto berjanji akan menyediakan lahan seluas 20 ribu hektare di Provinsi Aceh untuk konservasi gajah. Pernyataan ini disampaikan oleh Prabowo dalam kunjungannya ke Inggris beberapa waktu lalu, di mana ia bertemu dengan Raja Charles III dan perwakilan dari World Wildlife Fund (WWF). Menurut Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi, awalnya WWF mengajukan permohonan untuk lahan seluas 10 ribu hektare, namun Prabowo memutuskan untuk memberikan lahan yang lebih luas, yaitu 20 ribu hektare, yang akan dikelola oleh WWF.

Hasan Nasbi menambahkan bahwa langkah ini menunjukkan komitmen Prabowo dalam mendukung konservasi alam, terutama untuk melindungi populasi gajah di Aceh. Lahan yang akan diberikan diharapkan dapat membantu WWF dalam menjalankan program perlindungan gajah serta mengurangi konflik antara manusia dan satwa. Keputusan ini juga menegaskan perhatian pemerintah Indonesia terhadap isu lingkungan global.

Hasan Nasbi juga menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya lebih luas pemerintah Indonesia untuk menjaga keberagaman hayati dan memperkuat peran konservasi dalam pembangunan berkelanjutan. Dengan adanya lahan seluas 20 ribu hektare, diharapkan WWF dapat menjalankan program perlindungan gajah dengan lebih efektif, serta memberikan kontribusi positif terhadap keseimbangan ekosistem di Aceh.

Selain itu, keputusan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian satwa liar dan lingkungan, sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi ekonomi lokal, terutama melalui ekowisata berbasis konservasi. Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk mendorong kolaborasi antara lembaga pemerintah, masyarakat, dan organisasi internasional dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.

Share :

Baca Juga

Politik

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Dinasti Baru Dimulai?

Politik

Anies Baswedan Soroti Munculnya Dinasti Keluarga Demokrasi Indonesia Terancam Ketidaksetaraan

Politik

Kembali ke Komisi III, Sahroni Dilantik Jadi Wakil Ketua

Politik

Dipanggil Polisi, Pandji Siap Buka-bukaan soal Kontroversi “Mens Rea”

Politik

Noel Buka-bukaan di Sidang, Ada Info A1 Menkeu Purbaya Terancam Nasib Serupa

Politik

Kalau Mualem Tak Mau, Damai Tak Terjadi, Pengakuan JK

Politik

PAS Nilai “Ribut” Pengunduran di PN Tak Separah Isu Perlis, Optimistis Koalisi Tetap Melaju

Politik

IGORNAS Aceh Siap Gelar Musprov Akhir November 2025, Seluruh Ketua Kabupaten/Kota Akan Hadir